Everton dikabarkan tertarik untuk mendatangkan kembali John Stones pada jendela transfer musim panas ini. Klub berharap bek berusia 31 tahun itu bisa memperkuat lini pertahanan mereka di musim depan. Kepindahan ini akan menjadi momen emosional karena Stones memulai kariernya di Merseyside.

Kontrak Stones dengan Manchester City akan berakhir musim panas ini, sehingga Everton melihat peluang untuk membawanya pulang. Namun, masalah gaji menjadi kendala utama karena Stones menerima bayaran tinggi di City.
Selain itu, biaya transfer juga menjadi pertimbangan. Laporan Football Insider menyebutkan bahwa Everton harus menyesuaikan tuntutan finansial Stones agar kesepakatan bisa terjadi. Kesepakatan ini akan sulit tercapai jika gaji tetap tinggi atau biaya transfer terlalu mahal.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tantangan Gaji dan Realitas Transfer
Masalah utama yang dihadapi Stones adalah gaji yang ia terima di Manchester City. Untuk bergabung dengan Everton, ia kemungkinan harus menerima penyesuaian gaji yang signifikan. Hal ini menjadi dilema karena kembali ke klub masa kecilnya berarti menurunkan pendapatan.
Di sisi lain, Stones bisa menunggu tawaran dari klub raksasa Eropa yang bersedia membayar lebih tinggi. Laporan terbaru mengaitkan Stones dengan Bayern Munich, yang bisa memberinya peluang bermain di level elit dan mempertahankan penghasilan besar.
Ia harus bersikap realistis. Jika ingin kembali ke Everton, ia perlu kompromi finansial. Namun, kesempatan untuk bermain di klub besar mungkin terlalu menggiurkan untuk dilewatkan, apalagi di usia 31 tahun, momen ini bisa menjadi transfer terakhir besar dalam kariernya.
Baca Juga: Wrexham Sukses Atasi Wabah Penyakit Demi Babak Playoff
Kontribusi Stones di Manchester City

Sejak bergabung dengan Manchester City, Stones telah menjadi pemain andalan. Ia membantu City meraih berbagai trofi domestik dan menjadi bagian penting dari lini pertahanan tim. Kualitasnya diakui sebagai bek serba bisa yang dapat bermain di berbagai posisi belakang.
Namun, beberapa bulan terakhir Stones kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler. Masalah cedera membuatnya jarang tampil, sehingga kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbatas. Hal ini bisa memengaruhi keputusan Stones untuk mencari klub baru di musim panas.
Jika pindah ke Everton, Stones bisa menjadi kekuatan utama lini pertahanan. Kehadirannya diharapkan bisa meningkatkan kualitas pertahanan The Toffees dan membantu klub keluar dari papan tengah atau bahkan bersaing di posisi lebih tinggi.
Pilihan Antara Kenangan dan Ambisi
Kembali ke Everton akan menjadi langkah emosional bagi Stones. Ia memiliki ikatan dengan klub dan fans, sehingga kepindahan ini memiliki sisi sentimental. Namun, aspek finansial dan ambisi bermain di level elit tetap menjadi pertimbangan penting.
Klub-klub besar Eropa bisa menawarkan peluang bermain di Liga Champions dan mempertahankan penghasilan tinggi. Di usia 31 tahun, Stones mungkin melihat ini sebagai kesempatan terakhir untuk transfer besar sebelum memasuki fase akhir kariernya.
Keputusan Stones akan menjadi sorotan banyak pihak. Ia harus menimbang antara kembali ke rumah lamanya di Everton dengan gaji lebih rendah atau mengejar ambisi di klub raksasa Eropa yang bisa memberikan prestise dan penghasilan lebih tinggi. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballcardsosh.com.
